<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tetapkan &#8211; Gentong Post</title>
	<atom:link href="https://gentongpost.com/tag/tetapkan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gentongpost.com</link>
	<description>Gentong Post</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Apr 2026 02:23:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>
	<item>
		<title>Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, Ini Peran para Pelaku</title>
		<link>https://gentongpost.com/polisi-tetapkan-13-tersangka-kasus-dugaan-kekerasan-anak-di-daycare-yogyakarta-ini-peran-para-pelaku/</link>
					<comments>https://gentongpost.com/polisi-tetapkan-13-tersangka-kasus-dugaan-kekerasan-anak-di-daycare-yogyakarta-ini-peran-para-pelaku/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2026 02:23:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Daycare]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan]]></category>
		<category><![CDATA[Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Kekerasan]]></category>
		<category><![CDATA[para]]></category>
		<category><![CDATA[Pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Peran]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Tersangka]]></category>
		<category><![CDATA[Tetapkan]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongpost.com/polisi-tetapkan-13-tersangka-kasus-dugaan-kekerasan-anak-di-daycare-yogyakarta-ini-peran-para-pelaku/</guid>

					<description><![CDATA[Polisi menetapkan 13 tersangka dalam kasus dugaan kekerasan anak di daycare Yogyakarta. (Ist) KabarJawa.com – Kasus dugaan penganiayaan anak di sebuah daycare di Kota Yogyakarta memasuki tahap baru setelah kepolisian menetapkan 13 orang sebagai tersangka. Penetapan ini dilakukan usai gelar perkara yang berlangsung pada Sabtu malam, 25 Juni 2026. Kapolresta Yogyakarta, Eva Guna Pandia, menyatakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<figure id="attachment_29527" aria-describedby="caption-attachment-29527" style="width: 1080px" class="wp-caption alignnone"><figcaption id="caption-attachment-29527" class="wp-caption-text">Polisi menetapkan 13 tersangka dalam kasus dugaan kekerasan anak di daycare Yogyakarta. (Ist)</figcaption></figure>
<p><strong>KabarJawa.com</strong> – Kasus dugaan penganiayaan anak di sebuah daycare di Kota Yogyakarta memasuki tahap baru setelah kepolisian menetapkan 13 orang sebagai tersangka.</p>
<p>Penetapan ini dilakukan usai gelar perkara yang berlangsung pada Sabtu malam, 25 Juni 2026.</p>
<p>Kapolresta Yogyakarta, Eva Guna Pandia, menyatakan keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan oleh tim penyidik secara menyeluruh.</p>
<p>Proses gelar perkara melibatkan jajaran Satreskrim untuk mengkaji seluruh fakta yang telah dikumpulkan.</p>
<p>“Setelah gelar perkara, kami menetapkan 13 orang sebagai tersangka yang terdiri dari satu kepala yayasan, satu kepala sekolah, dan 11 pengasuh,” ujarnya.</p>
<h2>Struktur Tersangka dan Dugaan Peran</h2>
<p>Hasil penyelidikan menunjukkan para tersangka berasal dari satu lembaga yang sama dengan peran berbeda.</p>
<p>Kepala yayasan diduga bertanggung jawab pada kebijakan dan pengawasan, sementara kepala sekolah berperan dalam operasional harian.</p>
<p>Di sisi lain, para pengasuh diduga memiliki keterlibatan langsung dalam peristiwa yang dialami anak-anak.</p>
<p>Temuan ini mengarah pada dugaan adanya pola kejadian yang berulang dalam lingkungan daycare tersebut.</p>
<h2>Jeratan Hukum dan Proses Penahanan</h2>
<p>Para tersangka dijerat dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.</p>
<p>Penyidik menilai terdapat dugaan pelanggaran berupa perlakuan tidak layak terhadap anak, termasuk unsur kekerasan dan penelantaran.</p>
<p>Kabid Humas Polda DIY, Ihsan, menyampaikan bahwa seluruh tersangka langsung ditahan setelah penetapan.</p>
<p>Penahanan dilakukan sebagai bagian dari proses hukum serta untuk memastikan penyidikan berjalan sesuai prosedur.</p>
<h2>Penyidikan Masih Berkembang</h2>
<p>Pihak kepolisian menyatakan proses penyidikan masih terus berjalan.</p>
<p>Kemungkinan adanya penambahan tersangka tetap terbuka, bergantung pada hasil pemeriksaan lanjutan dan temuan baru di lapangan.</p>
<p>Penyidik terus mengumpulkan keterangan dari para tersangka maupun pihak terkait lainnya untuk memperkuat pembuktian kasus.</p>
<h2>Respons Orang Tua dan Dampak Kasus</h2>
<p>Kasus ini mendapat perhatian luas dari masyarakat, terutama para orang tua yang selama ini mempercayakan pengasuhan anak kepada lembaga tersebut.</p>
<p>Salah satu orang tua korban, Erika, menyampaikan harapannya agar proses hukum berjalan secara adil dan memberikan kepastian hukum.</p>
<p>Peristiwa ini juga menjadi perhatian bagi pengawasan lembaga pendidikan anak usia dini, termasuk pentingnya standar keamanan dan perlindungan anak dalam operasional daycare.</p>
</p></div>
<p></p>
<h2>PakarPBN</h2>
<p></p>
<p>A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.</p>
<p>In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.</p>
<p>The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.</p>
<p><a href="https://pakarpbn.com">Jasa Backlink</a><br />
<br /><a href="https://drivenime.com">Download Anime Batch</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongpost.com/polisi-tetapkan-13-tersangka-kasus-dugaan-kekerasan-anak-di-daycare-yogyakarta-ini-peran-para-pelaku/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026</title>
		<link>https://gentongpost.com/pemerintah-tetapkan-1-syawal-1447-h-jatuh-pada-21-maret-2026/</link>
					<comments>https://gentongpost.com/pemerintah-tetapkan-1-syawal-1447-h-jatuh-pada-21-maret-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 21:09:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Jatuh]]></category>
		<category><![CDATA[Maret]]></category>
		<category><![CDATA[pada]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Syawal]]></category>
		<category><![CDATA[Tetapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongpost.com/pemerintah-tetapkan-1-syawal-1447-h-jatuh-pada-21-maret-2026/</guid>

					<description><![CDATA[Viralterkini.idJAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diambil dalam sidang isbat yang digelar dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari ulama, pakar astronomi, hingga perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Islam. Sidang isbat tersebut menjadi bagian penting dalam penentuan awal bulan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><strong>Viralterkini.id</strong>JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diambil dalam sidang isbat yang digelar dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari ulama, pakar astronomi, hingga perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Islam.</p>
<p>Sidang isbat tersebut menjadi bagian penting dalam penentuan awal bulan Kamariah, khususnya bulan yang berkaitan langsung dengan ibadah umat Islam dan kepentingan masyarakat luas. Pemerintah dalam hal ini berperan sebagai fasilitator melalui mekanisme musyawarah bersama guna menjaga persatuan umat.</p>
<p>Dalam sidang yang berlangsung, hadir sejumlah tokoh dan lembaga, di antaranya Ketua Komisi VIII DPR RI, perwakilan Majelis Ulama Indonesia, pejabat eselon I dan II Kementerian Agama, pimpinan ormas Islam, ahli ilmu falak dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, serta perwakilan dari BMKG, BRIN, Institut Teknologi Bandung, Badan Informasi Geospasial, hingga Planetarium Jakarta.</p>
<p>Rangkaian sidang diawali dengan seminar terbuka yang disiarkan melalui kanal media sosial Bimas Islam. Seminar tersebut membahas metode penentuan awal bulan Kamariah, termasuk pendekatan hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal), yang menjadi dasar dalam pengambilan keputusan.</p>
<div class="inline_ads">
<img decoding="async" class="details-image" src="https://viralterkini.id/wp-content/uploads/2026/02/iklan-animasi-pasang-iklan.gif" draggable="false" alt="" data-eio="l"/></div>
<p>Dalam penetapan kali ini, Indonesia menggunakan kriteria visibilitas hilal Mabims (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yakni tinggi hilal minimal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat.</p>
<p>Berdasarkan data hisab pada hari pengamatan, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia berada pada ketinggian antara 0 derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52 detik, dengan sudut elongasi antara 4 derajat 32 menit 40 detik hingga 6 derajat 6 menit 11 detik. Secara perhitungan, angka tersebut belum memenuhi kriteria visibilitas hilal Mabims.</p>
<p>Selain itu, hasil rukyat yang dilakukan di 117 titik pengamatan di seluruh Indonesia juga menunjukkan bahwa hilal tidak terlihat. Laporan tersebut telah dikonfirmasi oleh tim pusat setelah menerima data dari berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Papua.</p>
<p>“Berdasarkan hasil hisab yang tidak memenuhi kriteria dan tidak adanya laporan hilal terlihat, maka disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” demikian disampaikan dalam konferensi pers usai sidang isbat.</p>
<p>Pemerintah berharap keputusan ini dapat menjadi dasar kebersamaan umat Islam dalam merayakan Idulfitri secara serentak di seluruh Indonesia. Momentum ini juga diharapkan memperkuat persatuan dan semangat kebangsaan.</p>
<p>Usai penyampaian hasil sidang, Wakil Ketua Umum MUI, Muhammad Cholil Nafis, serta Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, turut memberikan pandangan terkait pentingnya menjaga persatuan umat dalam menyikapi perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah.</p>
<p>Dengan penetapan ini, umat Islam di Indonesia diharapkan dapat menyambut Hari Raya Idulfitri dengan penuh kebersamaan, sekaligus menjadikannya sebagai simbol persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (ma)</p>
</p></div>
<p></p>
<h2>PakarPBN</h2>
<p></p>
<p>A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.</p>
<p>In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.</p>
<p>The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.</p>
<p><a href="https://pakarpbn.com">Jasa Backlink</a><br />
<br /><a href="https://drivenime.com">Download Anime Batch</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongpost.com/pemerintah-tetapkan-1-syawal-1447-h-jatuh-pada-21-maret-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
