<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Maret &#8211; Gentong Post</title>
	<atom:link href="https://gentongpost.com/tag/maret/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gentongpost.com</link>
	<description>Gentong Post</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Mar 2026 21:09:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026</title>
		<link>https://gentongpost.com/pemerintah-tetapkan-1-syawal-1447-h-jatuh-pada-21-maret-2026/</link>
					<comments>https://gentongpost.com/pemerintah-tetapkan-1-syawal-1447-h-jatuh-pada-21-maret-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 21:09:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Jatuh]]></category>
		<category><![CDATA[Maret]]></category>
		<category><![CDATA[pada]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Syawal]]></category>
		<category><![CDATA[Tetapkan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongpost.com/pemerintah-tetapkan-1-syawal-1447-h-jatuh-pada-21-maret-2026/</guid>

					<description><![CDATA[Viralterkini.idJAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diambil dalam sidang isbat yang digelar dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari ulama, pakar astronomi, hingga perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Islam. Sidang isbat tersebut menjadi bagian penting dalam penentuan awal bulan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><strong>Viralterkini.id</strong>JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Agama resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idulfitri jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini diambil dalam sidang isbat yang digelar dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari ulama, pakar astronomi, hingga perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Islam.</p>
<p>Sidang isbat tersebut menjadi bagian penting dalam penentuan awal bulan Kamariah, khususnya bulan yang berkaitan langsung dengan ibadah umat Islam dan kepentingan masyarakat luas. Pemerintah dalam hal ini berperan sebagai fasilitator melalui mekanisme musyawarah bersama guna menjaga persatuan umat.</p>
<p>Dalam sidang yang berlangsung, hadir sejumlah tokoh dan lembaga, di antaranya Ketua Komisi VIII DPR RI, perwakilan Majelis Ulama Indonesia, pejabat eselon I dan II Kementerian Agama, pimpinan ormas Islam, ahli ilmu falak dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, serta perwakilan dari BMKG, BRIN, Institut Teknologi Bandung, Badan Informasi Geospasial, hingga Planetarium Jakarta.</p>
<p>Rangkaian sidang diawali dengan seminar terbuka yang disiarkan melalui kanal media sosial Bimas Islam. Seminar tersebut membahas metode penentuan awal bulan Kamariah, termasuk pendekatan hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal), yang menjadi dasar dalam pengambilan keputusan.</p>
<div class="inline_ads">
<img decoding="async" class="details-image" src="https://viralterkini.id/wp-content/uploads/2026/02/iklan-animasi-pasang-iklan.gif" draggable="false" alt="" data-eio="l"/></div>
<p>Dalam penetapan kali ini, Indonesia menggunakan kriteria visibilitas hilal Mabims (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yakni tinggi hilal minimal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat.</p>
<p>Berdasarkan data hisab pada hari pengamatan, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia berada pada ketinggian antara 0 derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52 detik, dengan sudut elongasi antara 4 derajat 32 menit 40 detik hingga 6 derajat 6 menit 11 detik. Secara perhitungan, angka tersebut belum memenuhi kriteria visibilitas hilal Mabims.</p>
<p>Selain itu, hasil rukyat yang dilakukan di 117 titik pengamatan di seluruh Indonesia juga menunjukkan bahwa hilal tidak terlihat. Laporan tersebut telah dikonfirmasi oleh tim pusat setelah menerima data dari berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Papua.</p>
<p>“Berdasarkan hasil hisab yang tidak memenuhi kriteria dan tidak adanya laporan hilal terlihat, maka disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” demikian disampaikan dalam konferensi pers usai sidang isbat.</p>
<p>Pemerintah berharap keputusan ini dapat menjadi dasar kebersamaan umat Islam dalam merayakan Idulfitri secara serentak di seluruh Indonesia. Momentum ini juga diharapkan memperkuat persatuan dan semangat kebangsaan.</p>
<p>Usai penyampaian hasil sidang, Wakil Ketua Umum MUI, Muhammad Cholil Nafis, serta Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, turut memberikan pandangan terkait pentingnya menjaga persatuan umat dalam menyikapi perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah.</p>
<p>Dengan penetapan ini, umat Islam di Indonesia diharapkan dapat menyambut Hari Raya Idulfitri dengan penuh kebersamaan, sekaligus menjadikannya sebagai simbol persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. (ma)</p>
</p></div>
<p></p>
<h2>PakarPBN</h2>
<p></p>
<p>A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.</p>
<p>In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.</p>
<p>The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.</p>
<p><a href="https://pakarpbn.com">Jasa Backlink</a><br />
<br /><a href="https://drivenime.com">Download Anime Batch</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongpost.com/pemerintah-tetapkan-1-syawal-1447-h-jatuh-pada-21-maret-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
