<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Candi &#8211; Gentong Post</title>
	<atom:link href="https://gentongpost.com/tag/candi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gentongpost.com</link>
	<description>Gentong Post</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Jul 2026 12:16:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>
	<item>
		<title>Pemerintah India Revitalisasi Ratusan Candi Perwara Prambanan, DIY Siapkan Strategi Wisata</title>
		<link>https://gentongpost.com/pemerintah-india-revitalisasi-ratusan-candi-perwara-prambanan-diy-siapkan-strategi-wisata/</link>
					<comments>https://gentongpost.com/pemerintah-india-revitalisasi-ratusan-candi-perwara-prambanan-diy-siapkan-strategi-wisata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Post]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Jul 2026 12:16:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Candi]]></category>
		<category><![CDATA[DIY]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Perwara]]></category>
		<category><![CDATA[Prambanan]]></category>
		<category><![CDATA[Ratusan]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Siapkan]]></category>
		<category><![CDATA[Strategi]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongpost.com/pemerintah-india-revitalisasi-ratusan-candi-perwara-prambanan-diy-siapkan-strategi-wisata/</guid>

					<description><![CDATA[Ratusan candi perwara Prambanan akan direvitalisasi melalui kolaborasi pelestarian budaya antara pemerintah Indonesia dan India. (Ist) KabarJawa.com – Babak baru pelestarian mahakarya budaya dunia segera dimulai. Pemerintah India secara resmi menyatakan komitmennya untuk berpartisipasi dalam proyek besar revitalisasi ratusan candi perwara di kompleks Candi Prambanan. Kerja sama lintas negara ini membuka harapan baru bagi penyelamatan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div id="model-response-message-contentr_a6a1a86b10d01f5d" dir="ltr" aria-busy="false" aria-live="polite">
<figure id="attachment_34789" aria-describedby="caption-attachment-34789" style="width: 1080px" class="wp-caption alignnone"><figcaption id="caption-attachment-34789" class="wp-caption-text">Ratusan candi perwara Prambanan akan direvitalisasi melalui kolaborasi pelestarian budaya antara pemerintah Indonesia dan India. (Ist)</figcaption></figure>
<p id="p-rc_7515788497988b9a-19" data-path-to-node="13"><span data-path-to-node="13,0"><b data-path-to-node="13,0" data-index-in-node="0">KabarJawa.com</b> – Babak baru pelestarian mahakarya budaya dunia segera dimulai. Pemerintah India secara resmi menyatakan komitmennya untuk berpartisipasi dalam proyek besar revitalisasi ratusan candi perwara di kompleks Candi Prambanan</span><span data-path-to-node="13,2">. </span></p>
<p data-path-to-node="13"><span data-path-to-node="13,2">Kerja sama lintas negara ini membuka harapan baru bagi penyelamatan warisan budaya sekaligus menghadirkan tantangan dalam menjaga denyut pariwisata Yogyakarta tetap hidup selama proses konservasi</span><span data-path-to-node="13,4">.</span></p>
<p id="p-rc_7515788497988b9a-20" data-path-to-node="14"><span data-path-to-node="14,0">Mengingat skala proyek yang diperkirakan menyentuh lebih dari 190 candi perwara, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Dinas Pariwisata (Dispar) DIY langsung menyiapkan berbagai skenario mitigasi</span><span data-path-to-node="14,2">. </span></p>
<p data-path-to-node="14"><span data-path-to-node="14,2">Langkah ini diambil agar aktivitas pemugaran tidak mengurangi kenyamanan wisatawan domestik maupun mancanegara</span><span data-path-to-node="14,4">.</span></p>
<p id="p-rc_7515788497988b9a-21" data-path-to-node="15"><span data-path-to-node="15,0">Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi, memandang keterlibatan Pemerintah India sebagai momentum penting untuk memperkuat keberlanjutan pariwisata berbasis warisan budaya (<i data-path-to-node="15,0" data-index-in-node="177">wisata warisan budaya</i>) di Yogyakarta</span><span data-path-to-node="15,2">. </span></p>
<p data-path-to-node="15"><span data-path-to-node="15,2">Namun, ia menegaskan bahwa seluruh proses revitalisasi harus berjalan sesuai koridor pelestarian cagar budaya dan standar internasional</span><span data-path-to-node="15,4">.</span></p>
<p id="p-rc_7515788497988b9a-22" data-path-to-node="16,0"><span data-path-to-node="16,0,0">“Bantuan dari Pemerintah India merupakan bentuk kerja sama internasional yang sangat bernilai karena India memiliki pengalaman panjang dalam konservasi cagar budaya</span><span data-path-to-node="16,0,2">. Namun, prinsip utama yang kami pegang adalah bahwa setiap upaya pemugaran harus tetap berada dalam koridor kaidah pelestarian, mengikuti rekomendasi para ahli, serta mengacu pada ketentuan nasional dan standar UNESCO</span><span data-path-to-node="16,0,4">. Pelestarian Candi Prambanan bukan hanya menjaga bangunannya, tetapi juga menjaga nilai sejarah, budaya, dan daya tarik pariwisata untuk generasi mendatang,” tegas Imam, Rabu, 8 Juli (8/7/2026)</span><span data-path-to-node="16,0,6">.</span></p>
<h2 data-path-to-node="17"><b data-path-to-node="17" data-index-in-node="0">Ketertarikan India Sejak Setahun Setengah Lalu</b></h2>
<p id="p-rc_7515788497988b9a-23" data-path-to-node="18"><span data-path-to-node="18,0">Rencana besar ini tidak muncul tiba-tiba. Pemerintah India telah menunjukkan ketertarikan serius terhadap Candi Prambanan sejak sekitar satu setengah tahun yang lalu</span><span data-path-to-node="18,2">.</span></p>
<p id="p-rc_7515788497988b9a-24" data-path-to-node="19"><span data-path-to-node="19,0">Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, mengungkapkan bahwa Perdana Menteri India, Narendra Modi, menaruh perhatian khusus terhadap kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia tersebut</span><span data-path-to-node="19,2">. </span></p>
<p data-path-to-node="19"><span data-path-to-node="19,2">Bahkan pada Rabu (8/7/2026), Narendra Modi dijadwalkan meninjau langsung kompleks Candi Prambanan dalam rangkaian kunjungan kenegaraannya</span><span data-path-to-node="19,4">.</span></p>
<p id="p-rc_7515788497988b9a-25" data-path-to-node="20"><span data-path-to-node="20,0">Fadli menjelaskan, fokus kerja sama tidak menyasar tiga candi utama yang telah berdiri megah</span><span data-path-to-node="20,2">. Pemerintah India tertarik membantu membangkitkan kembali ratusan candi perwara yang selama puluhan tahun masih berupa susunan batu</span><span data-path-to-node="20,4">. </span></p>
<p data-path-to-node="20"><span data-path-to-node="20,4">Dari sekitar 200 candi perwara yang mengelilingi candi utama, Indonesia baru merevitalisasi enam bangunan, sehingga masih ada lebih dari 190 candi yang menunggu proses konservasi</span><span data-path-to-node="20,6">.</span></p>
<p id="p-rc_7515788497988b9a-26" data-path-to-node="21,0"><span data-path-to-node="21,0,0">“Mereka (Pemerintah India) sangat tertarik karena ini merupakan salah satu candi Hindu terbesar ya yang ada, dengan tiga candi utama dan dua ratusan perwara,” ujar Fadli di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta</span><span data-path-to-node="21,0,2">.</span></p>
<h2 data-path-to-node="22"><b data-path-to-node="22" data-index-in-node="0">Strategi Menjaga Alur Wisata Tetap Nyaman</b></h2>
<p id="p-rc_7515788497988b9a-27" data-path-to-node="23"><span data-path-to-node="23,0">Pengerjaan fisik terhadap ratusan bangunan ini dipastikan memakan waktu panjang dan memerlukan penutupan sementara di beberapa area demi keamanan</span><span data-path-to-node="23,2">. Dispar DIY telah mengantisipasi kemungkinan tersebut agar tidak terjadi penurunan kunjungan wisata</span><span data-path-to-node="23,4">.</span></p>
<p id="p-rc_7515788497988b9a-28" data-path-to-node="24"><span data-path-to-node="24,0">Imam Pratanadi optimistis penyesuaian jalur dapat meminimalkan dampak penutupan akses melalui pengaturan alur wisata yang baik serta promosi destinasi alternatif di DIY</span><span data-path-to-node="24,2">. Terlebih, Prambanan terhubung erat dengan berbagai objek wisata budaya lain di Yogyakarta dan Jawa Tengah</span><span data-path-to-node="24,4">.</span></p>
<p id="p-rc_7515788497988b9a-29" data-path-to-node="25"><span data-path-to-node="25,0">Untuk memastikan wisatawan tidak pulang dengan kecewa, tahapan pekerjaan fisik akan diatur sedemikian rupa agar tidak mengganggu pengalaman pengunjung secara signifikan</span><span data-path-to-node="25,2">.</span></p>
<p id="p-rc_7515788497988b9a-30" data-path-to-node="26"><span data-path-to-node="26,0">Beberapa langkah antisipasi yang disiapkan meliputi pemasangan informasi yang jelas, peningkatan kualitas pelayanan, serta promosi intensif untuk destinasi di sekitar kawasan, seperti Candi Ratu Boko, Candi Plaosan, hingga desa-desa wisata sekitar</span><span data-path-to-node="26,2">. </span></p>
<p data-path-to-node="26"><span data-path-to-node="26,2">Strategi ini sekaligus menjadi peluang bagus untuk pemerataan kunjungan wisata agar tidak hanya berpusat di Prambanan</span><span data-path-to-node="26,4">.</span></p>
<h2 data-path-to-node="27"><b data-path-to-node="27" data-index-in-node="0">Magnet Promosi Global dan Dampak Ekonomi</b></h2>
<p id="p-rc_7515788497988b9a-31" data-path-to-node="28"><span data-path-to-node="28,0">Di samping tantangan teknis, Pemerintah DIY melihat kolaborasi internasional ini sebagai peluang promosi yang besar di panggung global</span><span data-path-to-node="28,2">. Keterlibatan India diyakini mampu menarik perhatian komunitas internasional, peneliti, serta wisatawan pencinta sejarah</span><span data-path-to-node="28,4">.</span></p>
<p id="p-rc_7515788497988b9a-32" data-path-to-node="29"><span data-path-to-node="29,0">Kerja sama ini juga membuka ruang pertukaran teknologi konservasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang pelestarian cagar budaya</span><span data-path-to-node="29,2">. Manfaat jangka panjangnya diharapkan menjalar hingga ke sektor ekonomi masyarakat yang bergantung pada ekosistem pariwisata Prambanan</span><span data-path-to-node="29,4">.</span></p>
<p id="p-rc_7515788497988b9a-33" data-path-to-node="30,0"><span data-path-to-node="30,0,0">“Manfaatnya tidak hanya pada sektor pariwisata, tetapi juga pelestarian budaya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang konservasi, penguatan kerja sama internasional, serta keberlanjutan ekonomi masyarakat sekitar</span><span data-path-to-node="30,0,2">. Cagar budaya yang terawat akan memberikan manfaat sosial, edukatif, dan ekonomi dalam jangka panjang,” pungkas Imam</span><span data-path-to-node="30,0,4">.</span></p>
<p id="p-rc_7515788497988b9a-34" data-path-to-node="31"><span data-path-to-node="31,0">Terkait jadwal pasti pelaksanaan proyek fisik, Dinas Pariwisata DIY saat ini masih menunggu keputusan dan koordinasi lebih lanjut dari pemerintah pusat</span><span data-path-to-node="31,2">. (ef linakong)</span></p>
</div>
<p></p>
<h2>PakarPBN</h2>
<p></p>
<p>A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.</p>
<p>In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.</p>
<p>The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.</p>
<p><a href="https://pakarpbn.com">Jasa Backlink</a><br />
<br /><a href="https://drivenime.com">Download Anime Batch</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongpost.com/pemerintah-india-revitalisasi-ratusan-candi-perwara-prambanan-diy-siapkan-strategi-wisata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
